Semarak HUT ke-26 Kota Bontang:
Bersatu Berbenah Menuju Kota Berjaya dan Masyarakat Sejahtera

Bontang, (15/10) – Pemerintah Kota Bontang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Bontang pada Rabu, 15 Oktober 2025, di Stadion Bessai Berinta. Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi vertikal dan lembaga yudikatif.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Agama Bontang, Nor Hasanuddin, Lc., M.A., bersama unsur Forkopimda lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap komitmen pemerintah dalam mewujudkan Bontang yang semakin maju dan sejahtera.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Kota Bontang yang kini genap berusia 26 tahun. Peringatan tahun ini mengusung tema “Bersatu Berbenah, Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera”.

Tema tersebut, menurut Wali Kota, menjadi refleksi bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun Kota Bontang secara inklusif dan berkelanjutan.
“Bersatu berarti memperkuat kolaborasi antar elemen, Berbenah menunjukkan tekad kami untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah, sedangkan Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera menegaskan cita-cita bersama untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh warga,” ujar Neni dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan berbagai capaian pembangunan Kota Bontang selama satu tahun terakhir. Berdasarkan data tahun 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bontang mencapai 82,49, menempatkan Bontang di atas rata-rata provinsi dan nasional.
Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 3,21 persen, dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif dengan peningkatan signifikan di tahun 2025. Pemerintah Kota Bontang pun berhasil meraih 12 penghargaan tingkat provinsi dan nasional, di antaranya Paritrana Award, Arindama Award, Kota Layak Anak Kategori Utama, serta penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
Wali Kota menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat masyarakat berpuas diri. Ia menekankan pentingnya semangat berbenah, efisiensi anggaran, dan inovasi kebijakan guna menjaga keberlanjutan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Melalui momentum HUT ke-26 ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan kebersamaan, saya yakin kita dapat membangun Bontang yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Bontang Nor Hasanuddin, Lc., M.A. menyampaikan apresiasi dan harapan agar sinergi antarinstansi di Kota Bontang semakin kuat ke depannya.
“Peringatan hari jadi ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama lintas lembaga. Pengadilan Agama Bontang siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan serta mendukung pembangunan masyarakat yang sejahtera dan harmonis,” ujarnya usai upacara.Upacara peringatan HUT ke-26 Kota Bontang ditutup dengan doa bersama dan penampilan atraksi budaya dari pelajar dan komunitas lokal. Suasana penuh semangat dan kebanggaan terpancar dari seluruh peserta yang hadir, menandai tekad bersama untuk mewujudkan Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN). (NAA)


