MTQH ke-18 Bontang Resmi Ditutup; Ketua Pengadilan Agama Bontang Hadir Dukung Syiar Alqur’an

Bontang — Rabu malam, 29 Oktober 2025, menjadi penutup rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-18 tingkat Kota Bontang. Kegiatan yang berlangsung di Gedung MTQ kawasan Stadion Bessai Berinta ini ditutup secara resmi oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai kelurahan.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pengadilan Agama Bontang, Nor Hasanuddin, Lc., M.A., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya yang menyaksikan langsung prosesi penutupan dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba dari berbagai cabang tilawah, tahfiz, tafsir, dan hadits.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, dan peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQH ke-18. Ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai pedoman hidup di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Melalui MTQH ini, kita ingin membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Bontang harus menjadi kota yang tidak hanya cerdas dan berdaya saing, tetapi juga religius dan berakhlak mulia,” ujar Neni dalam sambutannya.

Ia juga berharap kegiatan MTQH tidak berhenti pada ajang perlombaan semata, namun menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda untuk memperdalam ilmu Al-Qur’an serta memperkuat karakter spiritual masyarakat.
Malam penutupan MTQH ke-18 semakin semarak dengan kehadiran penyanyi nasional Fatin Shidqia Lubis, yang membawakan sejumlah lagu religi. Penampilannya disambut meriah oleh ribuan masyarakat Bontang yang memadati area stadion, menambah nuansa haru sekaligus bahagia di penghujung acara.

Acara diakhiri dengan penyerahan piala bergilir kepada kafilah terbaik, disusul doa bersama sebagai tanda berakhirnya MTQH ke-18 Kota Bontang tahun 2025.
Sebagai bagian dari unsur Forkopimda, Pengadilan Agama Bontang turut berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual masyarakat. Kehadiran Ketua Pengadilan Agama Bontang pada malam penutupan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas lembaga dalam memperkuat nilai-nilai religius di Kota Bontang. (NAA)


